Langkat, Sumatera Utara – Suasana penuh kebanggaan dan haru menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Langkat dalam kegiatan tradisi unik usai pelaksanaan upacara kenaikan pangkat personel. Tradisi penyiraman bunga harum dilakukan sebagai simbol penghormatan, harapan dan doa kepada anggota yang baru saja menerima kenaikan pangkat.
Upacara kenaikan pangkat yang digelar di Lapangan Jananuraga Mapolres Langkat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kenaikan pangkat perwira, bintara, dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polres, yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2026. Sebanyak puluhan personel Polres Langkat menerima tanda pangkat baru dalam prosesi tersebut.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, tradisi penyiraman kembang harum ini dilakukan usai upacara formal. Prosesi ini dilaksanakan sebagai bentuk simbolik penyucian diri, harapan keberkahan, serta motivasi agar setiap personel yang naik pangkat dapat menjalankan tugas baru dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan dedikasi tinggi kepada masyarakat.
Kegiatan tradisi disaksikan oleh Wakapolres, Pejabat Utama Polres, serta Ketua Bhayangkari Cabang Langkat beserta pengurus. Selain menyiramkan bunga kepada para anggota yang naik pangkat, momen tersebut juga diisi dengan ucapan selamat dari pimpinan dan rekan-rekan kerja serta doa bersama.
Kapolres Langkat menyampaikan bahwa tradisi siraman kembang bukan sekadar ritual, namun juga mengandung makna filosofis sebagai simbol penyucian, harapan keberkahan, dan semangat baru dalam pengabdian kepada bangsa serta negara. Ia berharap, dengan jabatan baru yang disandang, seluruh personel semakin mati-matian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kehormatan institusi Polri.
Rangkaian tradisi diakhiri dengan foto bersama dan suasana kekeluargaan, mempertegas bahwa setiap kenaikan pangkat merupakan anugerah sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan dedikasi tinggi.
Penulis: Dewi Anggraini | Editor: Rizky Maulana