Langkat, 7 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Langkat mengambil langkah cepat dalam penanganan dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di daerah tersebut. Sebanyak 20 mobil tangki berisi air bersih dilepas untuk didistribusikan ke warga di tujuh kecamatan yang terdampak, Kamis (4/12/2025).
Pelepasan armada air bersih dilakukan oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, dan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Oktavianus, saat meninjau kondisi penanganan pascabanjir di lapangan. Turut hadir pula jajaran perangkat daerah setempat termasuk Sekda, Kepala BPKAD, Kadis Kesehatan, Kalak BPBD, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling penting bagi masyarakat saat ini, terutama setelah banjir merusak sarana air bersih di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah memastikan bahwa pendistribusian air bersih akan dilakukan secara rutin dengan pengawasan dari BPBD bersama perangkat terkait agar pelayanan dapat menjangkau seluruh desa dan kecamatan yang membutuhkan.
Wakil Menteri Kesehatan RI memberikan apresiasi atas upaya cepat Pemkab Langkat dalam menyediakan air bersih, yang sangat vital untuk mencegah munculnya berbagai penyakit pascabencana, seperti diare, gatal-gatal, dan infeksi lainnya yang sering terjadi akibat kekurangan air bersih.
20 mobil tangki tersebut akan menjangkau tujuh kecamatan terdampak banjir, yaitu:
- Tanjung Pura
- Gebang
- Babalan
- Sei Lepan
- Brandan Barat
- Besitang
- Pangkalan Susu
Air bersih ini akan digunakan masyarakat untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, serta kebersihan sehari-hari selama masa darurat pascabanjir. Pemkab Langkat berkomitmen untuk terus memberikan dukungan hingga kondisi masyarakat benar‑benar pulih.
Penulis: Dewi Anggraini | Editor: Rizky Maulana